Indosat Ooredo Beberkan Alasan Pengurangan Karyawan

Teriakan Serikat Pekerja Indosat yang mengklaim telah dilakukan pemecatan ratusan karyawan secara sepihak pada Jumat 14 Februari 2020 kemarin mendapat tanggapan dari pihak manajemen. Pihak manajemen PT Indosat tbk langsung memberikan klarifikasi agar tidak terjadi simpang siur informasi yang beredar.

Kepada redaksi VIVA.co.id, pihak manajemen PT Indosat lewat keterangan tertulisnya menyampaikan klarifikasi yang didalamnya terdapat beberapa point penting untuk disampaikan terkait keputusan pengurangan karyawannya.

Pertama, pihak manajemen Indosat Ooredo menegaskan bahwa dalam pengurangan karyawan tersebut telah dilakukan dengan paket yang fair, bahkan lebih baik dari yang disyaratkan Undang-undang.

Kedua, sebenarnya kebijakan pengurangan karyawan ini juga telah disetujui lebih dari 80 persen karyawan yang terdampak atau sekitar 541 orang. Bahkan, mereka telah menyetujui paket kompensasi yang telah diberikan perusahaan.

Dalam kesempatan ini, Director & Chief of Human Resources Irsyad Sahroni, juga menegaskan alasan penting yang mendasari pengurangan karyawan tersebut. Semua semata-mata terkait strategi perusahaan untuk membuat langkah mereka lebih lincah dan terpercaya.

“Kami akan terus melanjutkan strategi 3 tahun untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang lebih lincah dan terpercaya. Hari ini kami telah mengumumkan langkah baru untuk menyesuaikan organisasi kami dengan perubahan kebutuhan pasar,” ungkap Director&Chief of Human Resources Irsyad Sahroni di Jakarta, Sabtu 15 Februari 2020.

Irsyad menambahkan, pihak manajemen telah mengkaji secara menyeluruh semua opsi, hingga pada kesimpulan bahwa harus mengambil tindakan yang sulit namun tentunya sangat penting dilakukan untuk dapat bertahan dan bertumbuh.

Selain itu, dalam pengumuman kepada karyawan kemarin yang disampaikan langsung oleh President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama disampaikan tiga perubahan vital terhadap bisnis Indosat Ooredo:

  1. Memperkuat tim regional agar lebih cepat mengambil keputusan dan lebih dekat dengan pelanggan.
  2. Pengalihan penanganan jaringan ke pihak ketiga, penyedia jasa Managed Service, sejalan dengan praktik terbaik di industri
  3. Rightsizing organisasi, menambah SDM untuk meningkatkan daya saing dan meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan, serta merampingkan SDM di beberapa fungsi bisnis.

Kesimpulan yang kembali ditegaskan pihak manajemen, langkah ini diyakini akan meningkatkan kinerja Indosat untuk lebih kompetitif dan menjadi yang terdepan. “Ini adalah salah satu langkah strategis dalam menjadikan Indosat Ooredo sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan yang terpercaya,” kata Irsyad.

Sebelumnya, Ketua Bidang Humas dan Media Serikat Pekerja Indosat periode 2019-2021 Ismu Hasyim, membenarkan terjadinya PHK terhadap ratusan karyawan. Yang disesalkan, kata Ismu Hasyim, keputusan PHK ini tidak melewati proses komunikasi dengan serikat pekerja.

You May Also Like

About the Author: Syella

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *